Rabu, 08 Desember 2010
Renungan Kehidupan
Seseorang telah menuliskan kata-kata yang indah ini. cobalah ambil sedikit untuk mengerti maknanya mendalamnya.
1. Doa bukanlah "Ban serep" yang dapat kamu keluarkan ketika dalam masalah, tapi "kemudi" yang menunjukkan arah yang tepat.
2. Kenapa kaca depan mobil sangat besar dan kaca spion begitu kecil ? Karena masa lalu kita tidak sepenting masa depan kita. Jadi, pandanglah ke depan dan majulah.
3. Pertemanan itu seperti sebuah buku. Hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk membakarnya, tapi butuh waktu tahunan untuk menulisnya.
4. Semua hal dalam hidup adalah sementara. Jika berlangsung baik, nikmatilah, karena tidak akan bertahan selamanya. Jika berlangsung salah, jangan khawatir, karena juga tidak akan bertahan lama.
5. Teman lama adalah emas ! Teman baru adalah berlian ! Jika kamu mendapat sebuah berlian, jangan lupakan emas ! Karena untuk mempertahankan sebuah berlian, kamu selalu memerlukan dasar emas.
6. Seringkali ketika kita hilang harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya, Tuhan tersenyum dari atas dan berkata " Tenang sayang, itu hanyalah bengkokan, bukan akhir !
7. Ketika Tuhan memecahkan masalahmu, kamu memiliki kepercayaan pada kemampuanNya; ketika Tuhan tidak memecahkan masalahmu, Dia memiliki kepercayaan pada kemampuanmu.
8. Seorang buta bertanya pada St. Anthony : "Apakah ada yang lebih buruk daripada kehilangan penglihatan mata ?" Dia menjawab : "Ya ada, kehilangan visimu !"
9. Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan mendengarkanmu dan memberkati mereka, dan terkadang, ketika kamu aman dan happy, ingat bahwa seseorang telah mendoakanmu.
10. Khawatir tidak akan menghilangkan masalah besok, hanya akan menghilangkan kedamaian hari ini.
Sabtu, 04 Desember 2010
Kekayaan..Kesuksesan..Kasih Sayang..Yang mana yg kamu pilih??
Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah dari perjalanannya keluar rumah, dan dia melihat ada 3 pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.
Wanita itu berkata dengan senyuman yang khas, “Aku tidak mengenal anda, tapi aku yakin anda semua pasti orang baik-baik yang sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut”.
Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, “Apakah suamimu sudah pulang?”
Wanita itu menjawab, “Belum, dia sedang keluar”.
“Oh, kalau begitu kami tidak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali”, kata pria itu.
Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang istri menceritakan semua kejadian tadi, sang suami awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata kepada istrinya, “Sampaikan pada mereka aku telah kembali, dan mereka boleh masuk untuk menikmati makan malam ini”.
Wanita itu keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.
“Maaf, kami semua tidak bisa masuk bersama-sama”, kata pria itu hampir bersamaan.
“Lho, kenapa?”, tanya wanita itu karena merasa heran.
Salah seorang pria itu berkata, “Nama dia kekayaan”, katanya sambil menunjuk pria berjanggut di sebelahnya, “Sedangkan yang ini namanya kesuksesan”, sambil memegang pria berjanggut lainnya, “Sedangkan aku sendiri bernama kasih sayang. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa di antara kami yang boleh masuk ke rumahmu”.
Wanita itu kembali masuk ke dalam, dan memberitahu pesan pria di luar, suaminya pun merasa heran.
“Oh.. menyenangkan sekali. Baiklah kalau begitu, coba kamu ajak si kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan kekayaan”.
Istrinya tidak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, “Sayangku, kenapa kita tidak mengundang si kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen ladang pertanian kita”.
Ternyata, anak mereka mendengar percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang masuk ke rumah.
“Bukankah lebih baik jika kita mengajak si kasih sayang yang masuk ke dalam? Rumah ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan kasih sayang”.
Suami istri itu setuju dengan pilihan buat hati mereka, “Baiklah ajak si kasih sayang ini masuk ke dalam. Dan malam ini, si kasih sayang menjadi teman santap malam kita”.
Wanita itu kembali keluar, dan bertanya kepada 3 orang pria itu. “Siapa di antara anda yang bernama kasih sayang? Ayo, silakan masuk, anda menjadi tamu kita malam ini”.
Si kasih sayang berdiri, dan berjalan menuju beranda rumah. Oh ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta.
“Aku hanya mengundang si kasih sayang yang masuk ke dalam, tetapi kenapa kamu ikut juga?”
Kedua pria yang di tanya itu menjawab bersamaan, “Kalau anda hanya mengundang si kesuksesan atau si kekayaan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun karena anda mengundang si kasih sayang, maka kemanapun si kasih sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada kasih sayang, makan kekayaan dan kesuksesan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini buta dan hanya si kasih sayang yang bisa melihat, hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus, maka kami butuh bimbingannya saat berjalan, saat kami menjalani hidup ini”.
Wanita itu berkata dengan senyuman yang khas, “Aku tidak mengenal anda, tapi aku yakin anda semua pasti orang baik-baik yang sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut”.
Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, “Apakah suamimu sudah pulang?”
Wanita itu menjawab, “Belum, dia sedang keluar”.
“Oh, kalau begitu kami tidak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali”, kata pria itu.
Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang istri menceritakan semua kejadian tadi, sang suami awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata kepada istrinya, “Sampaikan pada mereka aku telah kembali, dan mereka boleh masuk untuk menikmati makan malam ini”.
Wanita itu keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.
“Maaf, kami semua tidak bisa masuk bersama-sama”, kata pria itu hampir bersamaan.
“Lho, kenapa?”, tanya wanita itu karena merasa heran.
Salah seorang pria itu berkata, “Nama dia kekayaan”, katanya sambil menunjuk pria berjanggut di sebelahnya, “Sedangkan yang ini namanya kesuksesan”, sambil memegang pria berjanggut lainnya, “Sedangkan aku sendiri bernama kasih sayang. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa di antara kami yang boleh masuk ke rumahmu”.
Wanita itu kembali masuk ke dalam, dan memberitahu pesan pria di luar, suaminya pun merasa heran.
“Oh.. menyenangkan sekali. Baiklah kalau begitu, coba kamu ajak si kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan kekayaan”.
Istrinya tidak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, “Sayangku, kenapa kita tidak mengundang si kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen ladang pertanian kita”.
Ternyata, anak mereka mendengar percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang masuk ke rumah.
“Bukankah lebih baik jika kita mengajak si kasih sayang yang masuk ke dalam? Rumah ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan kasih sayang”.
Suami istri itu setuju dengan pilihan buat hati mereka, “Baiklah ajak si kasih sayang ini masuk ke dalam. Dan malam ini, si kasih sayang menjadi teman santap malam kita”.
Wanita itu kembali keluar, dan bertanya kepada 3 orang pria itu. “Siapa di antara anda yang bernama kasih sayang? Ayo, silakan masuk, anda menjadi tamu kita malam ini”.
Si kasih sayang berdiri, dan berjalan menuju beranda rumah. Oh ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta.
“Aku hanya mengundang si kasih sayang yang masuk ke dalam, tetapi kenapa kamu ikut juga?”
Kedua pria yang di tanya itu menjawab bersamaan, “Kalau anda hanya mengundang si kesuksesan atau si kekayaan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun karena anda mengundang si kasih sayang, maka kemanapun si kasih sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada kasih sayang, makan kekayaan dan kesuksesan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini buta dan hanya si kasih sayang yang bisa melihat, hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus, maka kami butuh bimbingannya saat berjalan, saat kami menjalani hidup ini”.
Rabu, 01 Desember 2010
Makna Sahabat
Sulitnya mencari seorang sahabat itu bisa digambarkan ketika kita berusaha memasukkan benang ke dalam lubang jarum. Ada saja halangan atau kendala saat kita berusaha memasukkan benang dalam jarum, ada angin, mata kita yang kurang fokus, tempat yang kurang terang dan lain-lain.
Namun setelah kita berhasil melawan kendala yang ada, akhirnya benang bisa masuk ke dalam jarum, itulah saat-saat yang menggambarkan bahwa kita telah berhasil mendapatkan seorang sahabat. Setelah jarum dan benang telah bersatu, tibalah saatnya kita merajut..dalam hal ini kita sebagai jarum dan sahabat kita sebagai benang, bersama-sama merajut peristiwa-peristiwa manis dan indah sehingga menjadi rajutan indah berupa kenangan terindah di hidup kita….
Itulah Sahabat, seseorang yang kita peroleh dari pengorbanan dalam kehidupan kita. Yang awalnya pahit namun berakhir manis
@ z.a artaji
Selasa, 30 November 2010
REFRESH your SOUL
Seorang Ibu Guru taman kanak-kanak ( TK ) mengadakan “permainan”.
Ibu Guru menyuruh tiap-tiap muridnya membawa kantong plastik transparan 1 buah dan kentang.
Masing-masing kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama orang yang dibenci, sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan berapa … tergantung jumlah orang-orang yang dibenci.
Pada hari yang disepakati masing-masing murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5.
Seperti perintah guru mereka tiap-tiap kentang diberi nama sesuai nama orang yang dibenci.
Murid-murid harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun, selama 1 minggu.
Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-murid mulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat baunya juga tidak sedap.
Setelah 1 minggu murid-murid TK tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.
Ibu Guru : “Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu ?”
Keluarlah keluhan dari murid-murid TK tersebut, pada umumnya mereka tidak merasa nyaman harus membawa kentang-kentang busuk tersebut ke manapun mereka pergi.
Guru pun menjelaskan apa arti dari “permainan” yang mereka lakukan.Ibu Guru : “Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawa apabila kita tidak bisa memaafkan orang lain.
Ketika kita membawa kentang busuk itu kemanapun kita pergi… pasti rasanya gak akan enak….hidup bukan ngeflow kaya sungai dari hulu ke hilir…. tapi hidup adalah pilihan dan keputusan..mengampuni adalah keputusan hari ini… so semakin lama ditunda.. semakin menderita dirimu karena membawa kebencian itu kemana pun kamu pergi….
***************** ≈ ≈ ≈ ≈ ******************
Sahabat..indahnya ketika kita meringankan hati memaafkan orang yang pernah menyakiti..toh kita tak mendapatkan keuntungan apa-apa dari kebencian yang hanya merusak tatanan hati..justru sebaliknya kemuliaan kan menjadi pendamping setia insyaAllah..seperti sabda Rasulullah “Tiada berkurang harta karena sedekah dan tiada Allah menambah seseorang karena (mau) memaafkan kecuali kemuliaan, dan tidak ada seorang hamba pun yang tawadhu’ (merendahkan diri) karena Allah kecuali Allah akan mengangkatnya”. Mari bebaskan diri dari borgol kebencian dan dendam dengan kunci maaf dan rendah hati.
Resah jiwa biarlah pergi..risau diri jangan turuti..Damai hati kini jalani..Sambut hari penuh energi..
Sabtu, 27 November 2010
Definisi,cara pandang & pengambilan keputusan Organisasi sebagai sistem sosial
Tugas softskil :
Definisi,cara pandang & pengambilan keputusan Organisasi sebagai sistem sosial
1. Definisi dari organisasi adalah suatu kelompok orang yang mempunyai tujuan yang sama. Tujuan merupakan hasil yang berupa barang, jasa, uang, pengetahuan dan lain lain. Tujuan disini dapat di definikasikan sebagai output, dan untuk menjadi output diperlukan input. Input dapat berupa raw material, sdm, uang, informasi dll. System sendiri dapat di definikasikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.
Saat ini, banyak manajer mengakui begitu banyaknya bagian dalam organisasi, khususnya keterkaitan antar bagian seperti koordinasi antar pusat dan daerah, mandor dan buruh-buruh lain. Para manajer saat ini lebih peduli pada apa yang bekerja di dalam organisasi dan feedback. Jadi, bila ada persoalan dalam organisasi, manajer tidak serta merta focus pada persoalan yang dilaporkan, melainkan melihat pola keterkaitan yang lebih besar. Manajer lebih focus pada hasil yang ingin dicapai organisasi. Caranya, manajer lebih focus pada struktur yang biasa menciptakan perilaku yang mempengaruhi tindakan dibandingkan relative pada tindakan – tindakan yang selalu berulang sejak masa lalu.
Seperti telah dibahas sebelumnya, bahwa pengertian organisasi adalah suatu kelompok orang yang mempunyai tujuan yang sama.tujuan merupakan hasil yang berupa barang, jasa, uang, pengetahuan dll. Sedangkan pengertian dari sosial adalah manusia yang berkaitan dengan masyarakat dan para anggotanya. Dengan demikian system social antara lain dengan adanya organisasi social & organisasi social.
Perilaku organisasi adalah telaah dan penerapan pengetahuan tentang bagaimana orang bertindak di dalam organisasi. Dengan demikian dalam kaitanya dengan organisasi sebagai system social maka kajian perilaku organisasi mencangkup sebagai aspek seperti : Publik, Bisnis, Sosial dll. Sebagai contoh PSSI ( Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) sebagai organisasi yang bergerak dibidang olahraga sepak bola tidak hanya terpaku pada satu aspek kajian yaitu sepak bola.
2. Proses pengambilan keputusan dalam suatu organisasi, metode pengambilan keputusan ini seringkali digunakan oleh para pemimpin otokratik atau dalam kepemimpinan militer. Metode ini memiliki beberapa keuntungan, yaitu cepat, dalam arti ketika organisasi tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memutuskan apa yang harus dilakukan. Selain itu, metode ini cukup sempurna dapat diterima kalau pengambilan keputusan yang dilaksanakan berkaitan dengan persoalan-persoalan rutin yang tidak mempersyaratkan diskusi untuk mendapatkan persetujuan para anggotanya.
Namun demikian, jika metode pengambilan keputusan ini terlalu sering digunakan, ia akan menimbulkan persoalan-persoalan, seperti munculnya ketidak percayaan para anggota organisasi terhadap keputusan yang ditentukan pimpinannya, karena mereka kurang bahkan tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan akan memiliki kualitas yang lebih bermakna, apabila dibuat secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh anggota kelompok, daripada keputusan yang diambil secara individual.
Kadang-kadang seorang anggota organisasi oleh anggota lainya diberi predikat sebagai ahli (expert), sehingga memungkinkannya memiliki kekuatan dan kekuasaan untuk membuat keputusan. Metode pengambilan keputusan ini akan bekerja dengan baik, apabila seseorang anggota organisasi yang dianggap ahli tersebut memang benar-benar tidak diragukan lagi kemampuanya dalam hal tertentu oleh oleh anggota lainya.
Dalam banyak kasus, persoalan orang yang dianggap ahli tersebut bukanlah masalah yang sederhana, karena sangat sulit menentukan indicator yang dapat mengukur orang yang dianggap ahli (superior). Ada yang berpendapat bahwa orang yang ahli adalah orang yang memiliki kualitas terbaik untuk membuat keputusan, namun sebaliknya tidak sedikit pula orang yang tidak setuju dengan ukuran tersebut. Karenanya, menentukan apakah seseorang dalam kelompok benar-benar ahli adalah persoalan yang rumit. Metode pengambilan keputusan ini juga mempunyai kelemahan, yaitu pada anggota organisasi akan bersaing untuk mempengaruhi pengambil atau pembuat keputusan. Artinya bagaimana para anggota organisasi yang mengemukakan pendapatnya dalam proses pengambilan keputusan, berusaha mempengaruhi pimpinan kelompok bahwa pendapatnya yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan.
Cara lain untuk memahami tindak komunikasi dalam organisasi adalah dengan melihat bagaimana suatu organisasi menggunakan metode-metode tertentu untuk mengambil keputusan terhadap masalah yang dihadapi. Dalam dataran teoritis, kita mengenal empat metode pengambilan keputusan, yaitu kewenangan tanpa diskusi (authority rule without discussion), pendapat ahli (expert opinion), kewenangan setelah diskusi (authority rule after discussion), dan kesepakatan (consensus).
a. Kewenangan Tanpa Diskusi
Metode pengambilan keputusan ini seringkali digunakan oleh para pemimpin otokratik
atau dalam kepemimpinan militer. Metode ini memiliki beberapa keuntungan, yaitu cepat, dalam arti ketika organisasi tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memutuskan apa yang harus dilakukan. Selain itu, metode ini cukup sempurna dapat diterima kalau pengambilan keputusan yang dilaksanakan berkaitan dengan persoalan-persoalan rutin yang tidak mempersyaratkan diskusi untuk mendapatkan persetujuan para anggotanya.
Namun demikian, jika metode pengambilan keputusan ini terlalu sering digunakan, ia akan menimbulkan persoalan-persoalan, seperti munculnya ketidak percayaan para anggota organisasi terhadap keputusan yang ditentukan pimpinannya, karena mereka kurang bahkan tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan akan memiliki kualitas yang lebih bermakna, apabila dibuat secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh anggota kelompok,daripada keputusan yang diambil secara individual.
b. Pendapat Ahli
Kadang-kadang seorang anggota organisasi oleh anggota lainnya diberi predikat sebagai ahli (expert), sehingga memungkinkannya memiliki kekuatan dan kekuasaan untuk membuat keputusan. Metode pengambilan keputusan ini akan bekerja dengan baik, apabila seorang anggota organisasi yang dianggap ahli tersebut memang benar-benar tidak diragukan lagi kemampuannya dalam hal tertentu oleh anggota lainnya.
Dalam banyak kasus, persoalan orang yang dianggap ahli tersebut bukanlah masalah yang sederhana, karenasangat sulit menentukan indikator yang dapat mengukur orang yang dianggap ahli (superior). Ada yang berpendapat bahwa orang yang ahli adalah orang yang memiliki kualitas terbaik; untuk membuat keputusan, namun sebaliknya tidak sedikit pula orang yang tidak setuju dengan ukuran tersebut. Karenanya, menentukan apakah seseorang dalam kelompok benar-benar ahli adalah persoalan yang rumit.
c. Kewenangan Setelah Diskusi
Sifat otokratik dalam pengambilan keputusan ini lebih sedikit apabila dibandingkan dengan metode yang pertama. Karena metode authority rule after discussion ini pertimbangkan pendapat atau opini lebih dari satu anggota organisasi dalam proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, keputusan yang diambil melalui metode ini akan mengingkatkan kualitas dan tanggung jawab para anggotanya disamping juga munculnya aspek kecepatan (quickness) dalam pengambilan keputusan sebagai hasil dari usaha menghindari proses diskusi yang terlalu meluas. Dengan perkataan lain, pendapat anggota organisasi sangat diperhatikan dalam proses pembuatan keputusan, namun perilaku otokratik dari pimpinan, kelompok masih berpengaruh.
Metode pengambilan keputusan ini juga mempunyai kelemahan, yaitu pada anggota organisasi akan bersaing untukmempengaruhi pengambil atau pembuat keputusan. Artinya bagaimana para anggota organisasi yang mengemukakan pendapatnya dalam proses pengambilan keputusan, berusaha mempengaruhi pimpinan kelompok bahwa pendapatnya yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan.
d. Kesepakatan
Kesepakatan atau konsensusakan terjadi kalau semua anggota dari suatu organisasi mendukung keputusan yang diambil. Metode pengambilan keputusan ini memiliki keuntungan, yakni partisipasi penuh dari seluruh anggota organisasi akan dapat meningkatkan kualitas keputusan yang diambil, sebaik seperti tanggung jawab para anggota dalam mendukung keputusan tersebut. Selain itu metode konsensus sangat penting khususnya yang berhubungan dengan persoalan-persoalan yang kritis dan kompleks.
Namun demikian, metodepengambilan keputusan yang dilakukan melalui kesepakatn ini, tidak lepas juga dari kekurangan-kekurangan. Yang paling menonjol adalah dibutuhkannya waktu yang relatif lebih banyak dan lebih lama, sehingga metode ini tidak cocok untuk digunakan dalam keadaan mendesak atau darurat.
Keempat metode pengambilan keputusan di atas, menurut Adler dan Rodman, tidak ada yang terbaik dalam arti tidak ada ukuran-ukuran yang menjelaskan bahwa satu metode lebih unggul dibandingkan metode pengambilan keputusan lainnya. Metode yang paling efektif yang dapat digunakan dalam situasi tertentu, bergantung pada faktor-faktor:
• jumlah waktu yang ada dan dapat dimanfaatkan,
• tingkat pentingnya keputusan yang akan diambil oleh kelompok, dan
• kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh pemimpin kelompok dalam mengelola kegiatan pengambilan keputusan tersebut.
Daftar pustaka
http://yendra-hardinata.blogspot.com/2009/11/metode-pengambilan-keputusan-dalam.html
WIDYATMINI, PENGANTAR ORGANISASI & METODE , GUNADARMA, EDISI PERTAMA CETAKAN KE LIMA, JAKARTA 1994.
Definisi,cara pandang & pengambilan keputusan Organisasi sebagai sistem sosial
1. Definisi dari organisasi adalah suatu kelompok orang yang mempunyai tujuan yang sama. Tujuan merupakan hasil yang berupa barang, jasa, uang, pengetahuan dan lain lain. Tujuan disini dapat di definikasikan sebagai output, dan untuk menjadi output diperlukan input. Input dapat berupa raw material, sdm, uang, informasi dll. System sendiri dapat di definikasikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi.
Saat ini, banyak manajer mengakui begitu banyaknya bagian dalam organisasi, khususnya keterkaitan antar bagian seperti koordinasi antar pusat dan daerah, mandor dan buruh-buruh lain. Para manajer saat ini lebih peduli pada apa yang bekerja di dalam organisasi dan feedback. Jadi, bila ada persoalan dalam organisasi, manajer tidak serta merta focus pada persoalan yang dilaporkan, melainkan melihat pola keterkaitan yang lebih besar. Manajer lebih focus pada hasil yang ingin dicapai organisasi. Caranya, manajer lebih focus pada struktur yang biasa menciptakan perilaku yang mempengaruhi tindakan dibandingkan relative pada tindakan – tindakan yang selalu berulang sejak masa lalu.
Seperti telah dibahas sebelumnya, bahwa pengertian organisasi adalah suatu kelompok orang yang mempunyai tujuan yang sama.tujuan merupakan hasil yang berupa barang, jasa, uang, pengetahuan dll. Sedangkan pengertian dari sosial adalah manusia yang berkaitan dengan masyarakat dan para anggotanya. Dengan demikian system social antara lain dengan adanya organisasi social & organisasi social.
Perilaku organisasi adalah telaah dan penerapan pengetahuan tentang bagaimana orang bertindak di dalam organisasi. Dengan demikian dalam kaitanya dengan organisasi sebagai system social maka kajian perilaku organisasi mencangkup sebagai aspek seperti : Publik, Bisnis, Sosial dll. Sebagai contoh PSSI ( Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) sebagai organisasi yang bergerak dibidang olahraga sepak bola tidak hanya terpaku pada satu aspek kajian yaitu sepak bola.
2. Proses pengambilan keputusan dalam suatu organisasi, metode pengambilan keputusan ini seringkali digunakan oleh para pemimpin otokratik atau dalam kepemimpinan militer. Metode ini memiliki beberapa keuntungan, yaitu cepat, dalam arti ketika organisasi tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memutuskan apa yang harus dilakukan. Selain itu, metode ini cukup sempurna dapat diterima kalau pengambilan keputusan yang dilaksanakan berkaitan dengan persoalan-persoalan rutin yang tidak mempersyaratkan diskusi untuk mendapatkan persetujuan para anggotanya.
Namun demikian, jika metode pengambilan keputusan ini terlalu sering digunakan, ia akan menimbulkan persoalan-persoalan, seperti munculnya ketidak percayaan para anggota organisasi terhadap keputusan yang ditentukan pimpinannya, karena mereka kurang bahkan tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan akan memiliki kualitas yang lebih bermakna, apabila dibuat secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh anggota kelompok, daripada keputusan yang diambil secara individual.
Kadang-kadang seorang anggota organisasi oleh anggota lainya diberi predikat sebagai ahli (expert), sehingga memungkinkannya memiliki kekuatan dan kekuasaan untuk membuat keputusan. Metode pengambilan keputusan ini akan bekerja dengan baik, apabila seseorang anggota organisasi yang dianggap ahli tersebut memang benar-benar tidak diragukan lagi kemampuanya dalam hal tertentu oleh oleh anggota lainya.
Dalam banyak kasus, persoalan orang yang dianggap ahli tersebut bukanlah masalah yang sederhana, karena sangat sulit menentukan indicator yang dapat mengukur orang yang dianggap ahli (superior). Ada yang berpendapat bahwa orang yang ahli adalah orang yang memiliki kualitas terbaik untuk membuat keputusan, namun sebaliknya tidak sedikit pula orang yang tidak setuju dengan ukuran tersebut. Karenanya, menentukan apakah seseorang dalam kelompok benar-benar ahli adalah persoalan yang rumit. Metode pengambilan keputusan ini juga mempunyai kelemahan, yaitu pada anggota organisasi akan bersaing untuk mempengaruhi pengambil atau pembuat keputusan. Artinya bagaimana para anggota organisasi yang mengemukakan pendapatnya dalam proses pengambilan keputusan, berusaha mempengaruhi pimpinan kelompok bahwa pendapatnya yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan.
Cara lain untuk memahami tindak komunikasi dalam organisasi adalah dengan melihat bagaimana suatu organisasi menggunakan metode-metode tertentu untuk mengambil keputusan terhadap masalah yang dihadapi. Dalam dataran teoritis, kita mengenal empat metode pengambilan keputusan, yaitu kewenangan tanpa diskusi (authority rule without discussion), pendapat ahli (expert opinion), kewenangan setelah diskusi (authority rule after discussion), dan kesepakatan (consensus).
a. Kewenangan Tanpa Diskusi
Metode pengambilan keputusan ini seringkali digunakan oleh para pemimpin otokratik
atau dalam kepemimpinan militer. Metode ini memiliki beberapa keuntungan, yaitu cepat, dalam arti ketika organisasi tidak mempunyai waktu yang cukup untuk memutuskan apa yang harus dilakukan. Selain itu, metode ini cukup sempurna dapat diterima kalau pengambilan keputusan yang dilaksanakan berkaitan dengan persoalan-persoalan rutin yang tidak mempersyaratkan diskusi untuk mendapatkan persetujuan para anggotanya.
Namun demikian, jika metode pengambilan keputusan ini terlalu sering digunakan, ia akan menimbulkan persoalan-persoalan, seperti munculnya ketidak percayaan para anggota organisasi terhadap keputusan yang ditentukan pimpinannya, karena mereka kurang bahkan tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan akan memiliki kualitas yang lebih bermakna, apabila dibuat secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh anggota kelompok,daripada keputusan yang diambil secara individual.
b. Pendapat Ahli
Kadang-kadang seorang anggota organisasi oleh anggota lainnya diberi predikat sebagai ahli (expert), sehingga memungkinkannya memiliki kekuatan dan kekuasaan untuk membuat keputusan. Metode pengambilan keputusan ini akan bekerja dengan baik, apabila seorang anggota organisasi yang dianggap ahli tersebut memang benar-benar tidak diragukan lagi kemampuannya dalam hal tertentu oleh anggota lainnya.
Dalam banyak kasus, persoalan orang yang dianggap ahli tersebut bukanlah masalah yang sederhana, karenasangat sulit menentukan indikator yang dapat mengukur orang yang dianggap ahli (superior). Ada yang berpendapat bahwa orang yang ahli adalah orang yang memiliki kualitas terbaik; untuk membuat keputusan, namun sebaliknya tidak sedikit pula orang yang tidak setuju dengan ukuran tersebut. Karenanya, menentukan apakah seseorang dalam kelompok benar-benar ahli adalah persoalan yang rumit.
c. Kewenangan Setelah Diskusi
Sifat otokratik dalam pengambilan keputusan ini lebih sedikit apabila dibandingkan dengan metode yang pertama. Karena metode authority rule after discussion ini pertimbangkan pendapat atau opini lebih dari satu anggota organisasi dalam proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, keputusan yang diambil melalui metode ini akan mengingkatkan kualitas dan tanggung jawab para anggotanya disamping juga munculnya aspek kecepatan (quickness) dalam pengambilan keputusan sebagai hasil dari usaha menghindari proses diskusi yang terlalu meluas. Dengan perkataan lain, pendapat anggota organisasi sangat diperhatikan dalam proses pembuatan keputusan, namun perilaku otokratik dari pimpinan, kelompok masih berpengaruh.
Metode pengambilan keputusan ini juga mempunyai kelemahan, yaitu pada anggota organisasi akan bersaing untukmempengaruhi pengambil atau pembuat keputusan. Artinya bagaimana para anggota organisasi yang mengemukakan pendapatnya dalam proses pengambilan keputusan, berusaha mempengaruhi pimpinan kelompok bahwa pendapatnya yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan.
d. Kesepakatan
Kesepakatan atau konsensusakan terjadi kalau semua anggota dari suatu organisasi mendukung keputusan yang diambil. Metode pengambilan keputusan ini memiliki keuntungan, yakni partisipasi penuh dari seluruh anggota organisasi akan dapat meningkatkan kualitas keputusan yang diambil, sebaik seperti tanggung jawab para anggota dalam mendukung keputusan tersebut. Selain itu metode konsensus sangat penting khususnya yang berhubungan dengan persoalan-persoalan yang kritis dan kompleks.
Namun demikian, metodepengambilan keputusan yang dilakukan melalui kesepakatn ini, tidak lepas juga dari kekurangan-kekurangan. Yang paling menonjol adalah dibutuhkannya waktu yang relatif lebih banyak dan lebih lama, sehingga metode ini tidak cocok untuk digunakan dalam keadaan mendesak atau darurat.
Keempat metode pengambilan keputusan di atas, menurut Adler dan Rodman, tidak ada yang terbaik dalam arti tidak ada ukuran-ukuran yang menjelaskan bahwa satu metode lebih unggul dibandingkan metode pengambilan keputusan lainnya. Metode yang paling efektif yang dapat digunakan dalam situasi tertentu, bergantung pada faktor-faktor:
• jumlah waktu yang ada dan dapat dimanfaatkan,
• tingkat pentingnya keputusan yang akan diambil oleh kelompok, dan
• kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh pemimpin kelompok dalam mengelola kegiatan pengambilan keputusan tersebut.
Daftar pustaka
http://yendra-hardinata.blogspot.com/2009/11/metode-pengambilan-keputusan-dalam.html
WIDYATMINI, PENGANTAR ORGANISASI & METODE , GUNADARMA, EDISI PERTAMA CETAKAN KE LIMA, JAKARTA 1994.
Kamis, 18 November 2010
Keluarga Jari
Salam penuh energi.. apa kabar diri.. apa kabar keluarga.. semoga senantiasa dalam kesatuan yang harmoni.. Amiin
Satu kisah cerita motivasi selanjutnya.. semoga bermanfaat..
~*~*~*~*~*~*~*~*~
Anggota keluarga jari..
Sang Ibu jari, yang pendek dan sehat..
Telunjuk, yang hampir serupa dengan jari manis..
Jari tengah, yang menjulang tinggi..
Serta sang bayi, si kelingking yang mungil..
Mereka semuanya berbeda..
Namun, saat bergerak melakukan pengabdian mereka..
Ada satu harmoni yang luar biasa..
Bila menggenggam..
Si Tengah, mungkin sangat gagah.
Namun, sanggupkah ia menggenggam bersendirian..? (haa.. cobalah)
Dia kaku.. ketika menunduk.. ia perlu jari manis dan telunjuk untuk mengikutinya
Untuk menjadi tegak.. sang Ibu mesti menahan yang lain.. agar si tengah terlihat perkasa..
Tapi, jangan arahkan dia ke saya.. ^_^
Bila menunjuk..
Telunjuk tak mungkin melakukannya
Jika empat jari lain, tak meredam egonya
Sang Ibu pun membantu melembutkan si Tengah, Kelingking dan Manis
Bila bergerak si Manis..
Tak kan mungkin, ia bersendiri
Si Tengah menyertainya
Meski yang menjadi terdepan
Tetaplah si Manis..
Bila si bayi Kelingking, ingin bertemu sang ibu
Maka tiga yang lain..
Mengalah..
Dengan waspada..
Keluarga jari..
Siapapun boleh BERPRESTASI
Namun, tak lupa.. banyak orang di sekitar kita.. Ikut BERKONTRIBUSI
Paling utama.. adalah KELUARGA
Siapapun pernah BERSEDIH
Dan kebanyakan sedih.. dapat bangkit.. oleh dukungan yang lain
Paling luar biasa.. adalah KELUARGA
(z.aartazie)
~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
Hebatnya Allaah adalah menyatukan kata 'individu' dan 'sosial' dalam satu penciptaan, yaitu manusia. Setiap diri dibuat unik. Namun, tak mungkin hidup, hanya berbekal keunikan. Maka keunikan2 itu, di lahirkan di tengah-tengah keluarga.
Salam hangat untuk keluargamu, sahabat.. :)
Semoga Allaah satukan kita semua bersama keluarga dari ruang dunia.. hingga ke surga. Amiin
~*~*~*~*~*~~*~*~*~
*Be Inspiring.. Or Be Inspired.. ^_^
Wassalam
Satu kisah cerita motivasi selanjutnya.. semoga bermanfaat..
~*~*~*~*~*~*~*~*~
Anggota keluarga jari..
Sang Ibu jari, yang pendek dan sehat..
Telunjuk, yang hampir serupa dengan jari manis..
Jari tengah, yang menjulang tinggi..
Serta sang bayi, si kelingking yang mungil..
Mereka semuanya berbeda..
Namun, saat bergerak melakukan pengabdian mereka..
Ada satu harmoni yang luar biasa..
Bila menggenggam..
Si Tengah, mungkin sangat gagah.
Namun, sanggupkah ia menggenggam bersendirian..? (haa.. cobalah)
Dia kaku.. ketika menunduk.. ia perlu jari manis dan telunjuk untuk mengikutinya
Untuk menjadi tegak.. sang Ibu mesti menahan yang lain.. agar si tengah terlihat perkasa..
Tapi, jangan arahkan dia ke saya.. ^_^
Bila menunjuk..
Telunjuk tak mungkin melakukannya
Jika empat jari lain, tak meredam egonya
Sang Ibu pun membantu melembutkan si Tengah, Kelingking dan Manis
Bila bergerak si Manis..
Tak kan mungkin, ia bersendiri
Si Tengah menyertainya
Meski yang menjadi terdepan
Tetaplah si Manis..
Bila si bayi Kelingking, ingin bertemu sang ibu
Maka tiga yang lain..
Mengalah..
Dengan waspada..
Keluarga jari..
Siapapun boleh BERPRESTASI
Namun, tak lupa.. banyak orang di sekitar kita.. Ikut BERKONTRIBUSI
Paling utama.. adalah KELUARGA
Siapapun pernah BERSEDIH
Dan kebanyakan sedih.. dapat bangkit.. oleh dukungan yang lain
Paling luar biasa.. adalah KELUARGA
(z.aartazie)
~*~*~*~*~*~*~*~*~*~
Hebatnya Allaah adalah menyatukan kata 'individu' dan 'sosial' dalam satu penciptaan, yaitu manusia. Setiap diri dibuat unik. Namun, tak mungkin hidup, hanya berbekal keunikan. Maka keunikan2 itu, di lahirkan di tengah-tengah keluarga.
Salam hangat untuk keluargamu, sahabat.. :)
Semoga Allaah satukan kita semua bersama keluarga dari ruang dunia.. hingga ke surga. Amiin
~*~*~*~*~*~~*~*~*~
*Be Inspiring.. Or Be Inspired.. ^_^
Wassalam
Selasa, 16 November 2010
pengalaman z.a.artaji di dalam organisasi formal & informal beserta konflik dan pemecah permasalahanya.
A. Arti Istilah Organisasi
1. Organisasi Menurut Stoner
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
2. Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
B. Pengertian / Definisi Organisasi Informal dan Organisasi Formal
1. Organisasi Formal
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional. Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta dengan hubungan kerja yang rasional. Contoh : Perseroan terbatas, Sekolah, Negara, dan lain sebagainya.
2. Organisasi Informal
Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak sd, kemping ke gunung pangrango rame-rame dengan teman, dan lain-lain.
Organisasi informal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Contoh : Arisan ibu-ibu sekampung, belajar bersama anak-anak sd, kemping ke gunung pangrango rame-rame dengan teman, dan lain-lain.
C. Pembahasan.
Tugas pertama disini saya akan membahas pengalaman (experiences) saya di dalam suatu organisasi formal & informal, telah kita ketahui definisi dari masing-masing macam organisasi antara lain formal & informal yang seperti tertera pada bacaan di atas.
1. Pertama saya akan menerangkan pengalaman saya di dalam organisasi formal.
Semenjak saya lulus dari SDN Bekasi Jaya XV, saya beranjak menuntut ilmu untuk pergi ke daerah BANTEN. Disana saya memulai masuk ke sebuah pendidikan Pondok Pesantren Modern Al-Mizan. Dari mulai kelas 1 Tsanawiyah s/d 1 Madrasah Aliyah, saya belum mengemban amanah untuk menjadi pengurus organisasi . Organisasi disana berbeda dengan organisasi di sekolah-sekolah umum seperti yang kita kenal OSIS, nama suatu organisasi di sana yaitu OSPM (Organisasi Siswa Pondok Modern)di bagi menjadi 2 yaitu : OSPMA (Organisasi Siswa Pondok Modern Putra)& OSPMI (Orgnasisasi Siswa Pondok Modern Putri). Sejak ketika saya duduk di kelas 2 Madrasah Aliyah nah disinilah baru saya dan teman-teman seangkatan kelas saya diangkat menjadi pengurus organisasi OSPMA, ketika itu datanglah waktu pelantikan tuk jadi pengurus, saya dan kawan-kwan saya di sumpah untuk benar-benar menjadi pengabdian pengurus yang jujur,adil,taat dan menjalankan seluruh amanah ini.
Ø Saya di lantik menjadi pengurus Bagian penerangan yang tugasnya adalah :
# Menjaga & mengatur alat-alat sound system pondok dsb.
# selalu memberikan informasi kepada seluruh warga pondok :
a.) Menempelkan informasi –informasi seperti Koran-koran 1 kali sehari (update),majalah kreasi tulisan-tulisan anak santri seminggu sekali dsb.
b.) Mengumumkan pengumuman dengan bahasa ARAB & INGGRIS siapa saja santri yang melanggar yang akan masuk mahkamah bagian masing-masing d depan mimbar ketika sehabis shalat maghrib durasi sebentar, setelah itu pengajian ke ustad-ustadnya masing.
c.) Bertugas meng aktifkan atau me non aktifkan sound system yang berada di kantor dan juga di masjid, ketika jika datang adzan atau waktu shalat, acara-acara, dsb.
d.) Memencet bel ketika waktu makan,istirahat,masuk sekolah, pergantian pelajaran dsb.
Struktur organisasi OSPMA :
Ketua OSPMA
Wakil OSPMA
Sekertaris OSPMA
Bendahara OSPMA
Bagian Bahasa OSPMA
Bagian Penerangan OSPMA
Bagian Keamanan OSPMA
Bagian Kesehatan OSPMA
Bagian Pengajaran OSPMA
Bagian Perpustakaan OSPMA
Bagian Dapur OSPMA
Bagian Cucian OSPMA
Dsb….
Ø Dan jabatan kedua yang saya pegang di dalam Organisasi Pramuka adalah :
BINDEP (Bindamping Gugus Depan)
Di jabatan ini saya bertugas untuk mengkoordinir PASUS pramuka GUDEP ponpes saya dan mengecek tugas-tugas angkulat dalam melatih atau membimbing para andika-andika Pramuka.
Pengalaman saya dalam menjabat tugas ini, Alhamdulillah hasilnya dapat memuaskan Bapak pimpinan Pondok beserta staf-stafnya yaitu GUDEP ponpes kita meraih kemenangan dalam setiap perlombaan Perkemahan Pramuka diantaranya : AGRASI (Almizan Galang Kreasi),PERKHUTBA (Perkemahan Khutbatul Arsy) yang di adakan di Ponpes Darel-Qolam Tanggerang, GAGAK(Perlombaan Penggalang & Penegak) yang di selenggarakan di ponpes Darul mutaqien, dsb.
Ø Konflik yang saya pernah hadapi di dalam organisasi formal ini adalah :
$ sering terjadinya kerusakan sound system pondok sehingga di takutkan dalam suata acara nanti tidak bisa di langsungkan dengan baik, maka suatu pemecahan masalahnya adalah : sebagai Bag.penerangan juga harus mempunyai skill atau keterampilan dalam membetulkan sound yang rusak, di betulkan dahulu atau di service sehingga nanti di hari H’nya dapat berjalan dengan lancar.
$ kendala sakit, Bag.penerangan sebanyak 3 orang, jika ke tiga’nya sakit, maka harus ada yang menggantikan posisinya sementara, maka suatu pemecahan masalahnya dengan meminta bantuan kepada Bagian yang lain.
$ Begitu pula kendala sakit ketika saya menjabat BINDEP di organisasi pramuka, maka suatu pemecahan masalahnya dengan cara ada yang mewakilinya yaitu dari salah satu Bag ANKULAT.
2. Kedua saya akan menjelaskan pengalaman saya di organisasi informal.
Pengalaman saya di Organisasi informal yaitu pernah menjabat menjadi sekertaris di dalam Panitia HUT RI yang ke-64 & 65 di Rt 06/02 tahun 2009 dan 2010 sekarang, dan baru-baru ini saya ikut serta dalam kegiatan kepanitiaan GALANG DANA AMAL untuk korban bencana alam MERAPI & MENTAWAI.
· Di dalam kepanitiaan HUT RI ini saya mempunyai pengalaman dalam menjadi sekertaris, saya mendapat banyak ilmu disini diantaranya : mendapat ilmu bagaimana caranya membuat surat undangan, cop surat panitia, membuat lambang panitia di aplikasi corel draw, tata cara bahasa yang benar untuk kata-kata dalam latar belakang acara kepanitiaan, susunan acara, dsb.
Tetapi di kepanitiaan ini pasti terdapat kekurangan, karena tidak selalu perfect pasti sebuah kepanitiaan itu, dari kekurangan ini kita dapat ambil hikmahnya dan belajar dari kekuranangan, untuk prospek buat kedepan jika saya menjadi pengurus panitia HUT RI kembali.
· Di dalam kepanitiaan GALANG DANA AMAL untuk korban bencana alam, disini saya menjabat/ bertugas menjadi anggota seperti meminta dana dari rumah ke rumah dan jalan-jalan raya di sekitar komplek rumah saya. Saya bertugas dalam penulisan slogan PEDULI BENCANA ALAM. Alhamdulillah dana yang kita peroleh lumayan cukup banyak, kemudian sebagian utusan ada yang pergi ke TV ONE untuk mengirim dana di dalam pusat posko dana bantuan bencana alam. Saya bangga terhadap teman-teman saya, karena mereka peduli sampai-sampai mereka masuk TV ONE hehehe, saya hanya menonton tapi hati kecil saya bangga kalo inilah yang di sebut pemuda J.
Di kepanitiaan yang bersifat sementara ini saya dapat mengambil hikmahnya, kita semua adalah saudara,sebangsa,setanah air satu tanah air indonesia sebangsa satu bangsa indonesia dan sebahasa satu bahasa indonesia seperti yang di katakan di dalam sumpah pemuda.
· Konflik yang saya pernah hadapi di dalam organisasi informal ini adalah :
# di dalam kepanitiaan HUT RI masih terdapat kekurangan dana, tetapi alhamdulillah kami sebagai panitia mempunyai pemecahan masalahnya yaitu dengan cara menambahkan iuran dari panitia dan juga meminta donatur yang lainya, sehingga kekurangannya dapat tertutupi.
# dalam kepanitiaan GALANG DANA AMAL untuk korban bencana alam kendalanya waktu itu alat transportasi untuk pergi ke posko besar di jakarta, tetapi pemecahan masalahnya kita mencari alat transportasi mobil losbak sehingga dapat di angkut barang-barang amalnya.
Introduction Ponpes Modern Al-Mizan (My collage J):
Struktur Organisasi Pondok Pesantren Modern Al-Mizan.
Pimpinan Pondok
Sekretaris Pondok
Bendahara Pondok
Direktur TMI
- Bagian Pendidikan dan Pengajaran
- Bagian Pusdiklat dan Laboratorium (Komputer, IPA dan Bahasa)
- Bagian Perpustakaan dan Publikasi
Direktur Pengasuhan Santri Putra
- Bagian Keamanan Pondok Putra
- Bagian Pengembangan Bahasa
- Bagian Kesenian
- Bagian Olah Raga
- Bagian LPTQ
- Bagian Kesehatan
- Mabikori
Direktur Pengasuhan Santri Putri
- Bagian Keamanan Pondok Putri
- Bagian Pengembangan Bahasa
- Bagian Kesenian
- Bagian Olah Raga
- Bagian LPTQ
- Bagian Kesehatan
- Mabikori
Direktur Pengembangan Usaha dan Perekonomian Pondok
- Bagian Mini Market dan Book Shop
- Bagian Kantin
- Bagian Wartel
- Bagian Warnet
- Bagian Katering
- Bagian BMT/USP
Visi
Al-Mizan sebagai pesantren prosfektif yang mampu mencetak santri berakhlak mulia, berbadan sehat, kreatif, berpengetahuan luas dan berfikiran terbuka, berjiwa ikhlas, kebersahajaan, berukhuwah islamiyah, dan berdikari.
Misi
1. Menjadi tempat dalam membangun nilai-nilai spiritual dan kemuliaan akhlak melalui proses bimbingan dan pembelajaran.
2. Menanamkan pengertian dan kesadaran tentang arti "Lillah", arti beramal, arti taqwa, dan arti ikhlas sebagai obor yang akan membawa cahaya penerangan Islam.
3. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatan olahraga dan seni budaya secara terarah dan professional, serta menyediakan sarana dan prasarana yang representataif.
4. Membangun jiwa yang kuat, tabah, dan mampu menguasai diri melalui pola hidup sederhana dan bersahaja.
5. Membangun sumber daya manusia unggul yang memiliki kapasitas intelektual dan kesiapan professional dengan keseimbangan pengetahuan agama dan umum.
6. Mendidik santri untuk pandai menghargai ide dan fikiran orang lain secara independen dengan landasan pola fikir yang jelas dan kuat.
7. Membangun jiwa kreatif untuk memiliki kemampuan sebagai motivator, integrator dan stabilisator bagi masyarakat.
8. Menjalin kebersamaan dengan sistem demokrasi dan jalinan perasaan keagamaan, baik di dalam maupun di luar pesantren.
9. Menanamkan keterbukaan dalam berfikir, berbuat, dan menentukan masa depan dalam memilih jalan hidup di masyarakat.
Tujuan
Sebagai lembaga pendidikan Islam yang berorientasi pada masyarakat (approach social oriented) maka Pondok Pesantren Modern Al-Mizan menetapkan arah dan tujuan pendidikan kepada pembentukan pribadi-pribadi yang :
1. Cinta kepada Islam, Nusa dan Bangsa
2. Berakhlak mulia
3. Berbadan sehat, berpengetahuan luas dan berfikiran bebas
4. Berjiwa keikhlasan, kesederhanaan, ukhuwah islamiyah, kebebasan dan menolong diri sendiri
5. Mengutamakan keseimbangan antara ilmu dan amal
6. Siap terjun ke masyarakat meneruskan estafet perjuangan ulama sebagai syuhada 'alannas dalam rangka menegakkan kaliat Allah SWT.
wassalam, WR WB
copyright@zulfa aulia artaji
Langganan:
Postingan (Atom)











